Anggota Pramuka SMA NU Palembang Tunjukkan Jiwa Kepemimpinan Lewat Kegiatan Ambalan dan Sosial
Palembang, 2 Juni 2025 — Semangat kepemimpinan terus ditanamkan dalam kegiatan kepramukaan di SMA NU Palembang. Hal ini tampak jelas dari pencapaian dua anggota Pramuka yang berhasil memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) nomor 10, masing-masing pada tingkat Penegak Bantara dan Penegak Laksana, melalui kegiatan nyata yang mereka pimpin secara langsung.
Pada tingkat Penegak Bantara, Sherly, siswa kelas XI, dipercaya untuk memimpin kegiatan latihan rutin ambalan yang berlangsung pada Sabtu, 12 April 2025. Ia mengatur jalannya sesi Gerakan dan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya belajar bagaimana memimpin teman-teman tanpa merasa lebih tinggi, tapi justru tumbuh bersama mereka,” ujar Aurel Adelia.
Kegiatan tersebut dinilai berhasil dan tertib, sehingga Dimas dinyatakan lulus SKU nomor 10 Penegak Bantara, yaitu “Dapat memimpin suatu kegiatan sederhana di dalam pasukan atau ambalan.” Pembina Pramuka, Kak Dwi Wulandari, menyatakan bahwa latihan ini menjadi pengalaman awal yang sangat baik bagi Dimas dalam membangun karakter kepemimpinan.
Sementara itu, pada tingkat Penegak Laksana, Mega Nurhaeni, siswi kelas XI, memimpin kegiatan bakti sosial bertajuk “Pramuka Peduli Sesama” yang dilaksanakan di Panti Asuhan Bina Harapan Palembang pada Minggu, 20 April 2025. Kegiatan ini mencakup pemberian donasi, permainan edukatif, serta hiburan yang disiapkan oleh para anggota Pramuka.
Sebagai ketua pelaksana, Rizka menyusun proposal, membentuk tim kerja, serta mengoordinasi seluruh kegiatan sejak tahap persiapan hingga evaluasi.
“Melalui kegiatan ini saya belajar pentingnya perencanaan, komunikasi, dan tanggung jawab sosial,” ungkap Rizka.
Atas keberhasilannya, Rizka dinyatakan lulus SKU nomor 10 Penegak Laksana, yaitu “Pernah memimpin kegiatan di ambalan atau di luar ambalan secara terencana.” Pembina lapangan, Kak Adi Nugraha, mengapresiasi kemampuan Rizka yang dinilai telah menunjukkan jiwa kepemimpinan sejati.
Kedua kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Pramuka bukan hanya soal teori, melainkan pembentukan karakter melalui praktik langsung. Semangat kepemimpinan yang ditunjukkan Dimas dan Rizka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Ambalan SMA NU Palembang.